- Vincent sering berlatih kendo, atau pedang untuk perform cosplay. Namun, ia semakin tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam lagi dan dinyatakan lulus di sebuah doujo.
- Menyukai sandwich dan seafood
- Penggemar teh hijau
“Dont dare you lay your finger on my sister or my wife.”
Pemuda anti sosial yang terkenal melalui game dan cosplay.
“Berikan yang terbaik dan sempurna.”
Pemuda yang menyukai cosplay dan juga game. Vincent termasuk model dan juga cosplayer ternama. Selain itu dia juga leader tim professional E-Sport game realm fantasi yang sangat famous, "The Destiny". "Jormungand" adalah nama tim professionalnya, tim yang terdiri dari orang-orang yang cukup berada termasuk adik kembarnya. Cosplay dan model hanyalah pekerjaan sampingan untuk Vincent, ia lebih berfokus pada game sebagai pekerjaan utamanya. Ia memiliki julukan "Shinigami" yang merujuk pada cara bermainnya yang dalam sekejap bisa melumpuhkan lawan. Class yang sering dimainkannya adalah "Assassin" meskipun ada satu akun clonenya yang cukup terkenal dengan "non class"nya. Setiap turnament, Vincent membawa peralatannya sendiri termasuk headphone yang ia bawa sendiri dengan mic modifikasi untuk menyamarkan suara aslinya yang sudah sedikit tersamarkan oleh masker yang sudah ia kenakan di balik topeng rasetsunya.
Vincent memiliki bola mata berwarna violet dengan rambut berwarna biru keunguan. Sehari-hari, ia lebih suka mengenakan t-shirt berwarna hitam dengan jeans navy dengan rambut dikuncir dan digerai ke depan.
Ketika turnament, ia mengenakan jersey abu-abu timnya, dipadu dengan topi hitam dan juga topeng rasetsu dan masker di balik topengnya. Ada satu benda identik yang selalu dikenakan Vincent kecuali saat bertanding. Yaitu haori shinsengumi yang selalu ia kenakan kemanapun, bahkan saat acara formal.
+ Ramah
+ Humble
+ Manja
+ Talk less, action more
+ Selalu pasang badan untuk melindungi orang-orang yang berharga baginya
+ Gentleman
- Terlalu fokus jika sudah menyentuh game
- Siscon
Menyelubungi weapon untuk memperkuat serangan, serta mampu menciptakan medan gaya dengan mentransmisikan Aura Kuning miliknya ke dalam pisau lemparnya dan melemparkannya ke depannya di mana Aura di setiap pisau akan bergabung bersama membentuk penghalang medan gaya. Penghalang ini cukup kuat untuk menahan ledakan Aura