Smoke Manipulation
Poison Manipulation
Ezra adalah anak yatim piatu yang kemudian diadopsi oleh seorang pejabat menteri, demi menghibur sang istri yang mengalami kelainan kehamilan. Anak itu dulu periang dan rendah hati. Dia dididik dan dirawat dengan sangat baik seperti anak sendiri. Ezra sudah beranjak dewasa, saat ibunya baru membeberkan fakta bahwa dia bukan anak kandungnya selama ini, tepat sebelum Tartaros menyerang Drynessia dan menewaskan orang tua angkatnya. Ezra sempat ditangkap, hanya untuk menjadi bulan-bulanan tentara yang kejam. Sempat putus asa soal nasibnya, disitulah harapan menghampirinya. Jiwa itu merengkuhnya dengan penuh kasih sayang, terasa begitu hangat. Perasaan familiar itu mendorong—memberinya kekuatan untuk memberontak dan membebaskan tawanan lain. Beberapa tahun kemudian, dia diakui atas jasa dan perlawanannya oleh presiden, lalu diangkat menjadi Panglima untuk memimpin seluruh pasukan pertahanan negara.