Shield Manipulation
Anak kedua dari empat bersaudara. Sejak kecil terbiasa menjadi "pengatur" dan "penyelesai masalah" dalam keluarga. Ia belajar untuk berbicara dengan tenang, memecahkan masalah dengan logika, dan memanipulasi situasi agar semua pihak puas—atau setidaknya menyerah. Jihan menunjukkan bakat luar biasa dalam menganalisis situasi yang rumit dan mengendalikan percakapan. Ia menonjol dalam pendidikan, unggul di bidang hukum dan psikologi kriminal, yang akhirnya membawanya menjadi seorang polisi berbahaya yang aktif di Unit Kejahatan Terorganisasi di Departemen Kepolisian.
Jihan Adivajra, pribadi pintar yang tegas, dan manipulatif, dengan keterampilan komunikasi yang mengesankan. Sikapnya yang percaya diri dan profesional kadang terasa merendahkan, terutama bagi mereka yang ia anggap tidak kompeten atau tidak layak.
Jihan memimpin investigasi dengan pendekatan yang sedikit menyimpang. Ia tidak segan menggunakan informan dari dunia kriminal, memeras pelaku kecil, atau bahkan membuat perjanjian bayangan demi menjatuhkan target besar. Timnya menghormatinya, tetapi banyak yang juga takut padanya karena sifatnya yang tidak memaafkan kegagalan. Percaya bahwa hukum yang terlalu kaku tidak akan pernah cukup untuk melawan dunia kriminal yang licik. Baginya, keadilan tidak selalu sama dengan legalitas. Ia menganggap dirinya sebagai "penegak bayangan" yang bekerja untuk melindungi mereka yang tidak mampu melawan sistem.
Dengan pendekatannya yang tegas dan tidak sesuai dengan norma budaya, kebiasaan, atau kesepakatan umum, ia adalah pedang bermata dua: pahlawan bayangan bagi sebagian orang, dan ancaman bagi mereka yang menolak cara-caranya.